TANGGULANGIN SEBAGAI SENTRA KERAJINAN KULIT DI SIDORAJO
Siapa
yang mengira bahwa kerajinan kulit hanya berasal dari daerah-daerah seperti
Bandung dan Jawa Tengah. Namun pada kenyataannya, pengerajin kulit memang
tersebar di banyak daerah. Prrduksi kerajinan kulit yang juga tak hanya
diminati oleh pasar local namun juga internasional, menjadika Indonesia
memiliki banyak pilihan tempat pembuatan kerajinan kulit.
Salah
satunya adalah Daerah Tanggulangin di Jawa Timur. Kerajinan kulit di
Tanggulangin sebenarnya sudah ada sejak tahun 1939. Saat itu beberapa pengrajin
memulai dengan pembuatan tas dan koper. Baru pada tahun 1979 ada Koperasi
Industri Tas dan Koper atau yang dikenal dengan nama INTAKO. Koperasi ini telah
menghasilkan sebanyak 250 showroom yang berjejer di sepanjang jalan Desa
Kedensari hingga menuju showroom INTAKO. Tahun 2000 menjadi puncak kejayaan
INTAKO. Krisis moneter seolah tak menjadi halangan bagi mereka.
INTAKO atau yang juga
dikenal sebagai Industri Tas dan Koper di Tanggulangin sampai sekarang
dikatakan tidak pernah sepi. Ada banyak produk-produk kerajinan yang berbahan kulit di produksi di
tempat ini. Produk yang paling banyak diproduksi yaitu sandal, sepatu, tas ,
dompet, koper, jaket serta barang yang berbahan dasar kulit lainya.
Pengunjungnya tidak hanya
datang dari seluruh penjuruh tanah air, namun juga dari manca negara karena
kualitas produk yang mereka miliki. Negara-negara yang menjadi pengunjung setia mereka adalah Italia,
Amerika, dan Arab Saudi.
Sentra Kerajinan Kulit yang
ada di Sidoarjo berlokasi di Jl. Kludan Raya Tanggulangin. Tanggulangin memang
sudah lama dikenal sebagai salah satu penghasil kerajinan kulit terbesar di
Jawa Timur. Kualitas produknya pun telah diakui oleh dunia internasional dengan
harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran. Ketika memasuki area
Industri kecil di Tanggulangin, kamu akan disambut dengan banyaknya ruko dan
showroom di kanan maupun di kiri jalan. Kawasan ini juga banyak terdapat toko
dengan desain fashionable yang sangat cocok bagi kamu yang suka fashion. Hal
itu bisa dilihat dari banyaknya pola-pola terkini yang ada di jendela mereka.
Tempat ini bisa menjadi alternatif wisata belanja souvenir atau oleh-oleh bagi
yang berlibur di daerah sekitarnya seperti Malang, Pasuruan, ataupun Surabaya.
Sebagian besar proses
pembuatan kerajinan kulit di Tanggulangin ini masih memanfaatkan teknik-teknik
tradisional. Setiap rumah produksi bisa menyelesaikan proses pembuatan tas
dalam dua minggu, itu pun dilihat dari berapa banyak pemesan. Apabila
pemesannya sedikit bisa selesai dalam waktu satu minggu, sedangkan pemesannya
banyak bisa selesai dalam waktu dua minggu. Bukan hanya seberapa banyak atau
sedikit pemesanan, cepat atau lambat produksi juga dilihat dari seberapa besar
tingkat kesulitan model tas atau dompet, seberapa bagus atau buruk kualitaskulitnya. Setiap rumah produksi, terdapat banyak karyawan yang ditempatkan
sesuai dengan keahian atau kemampuan masing-masing. Jika kemampuan karyawan itu
sangat minim dan tidak bisa menjahit mereka akan ditempatkan di bagian mengelem
tas atau bagian mengunting kulit yang sudah di gambar. Bagian menjahit
dan menyeseti (menipiskan
kulit) biasanya dilakukan oleh karyawan senior. Sebagian dari karyawan biasanya
sudah mempunyai kemampuan dari lingkungan sekitarnya yang memproduksi tas atau
dompet. Sebagian dari mereka yang sudah memiliki keahlian tersebut, mereka akan
keluar dan membuka usaha sendiri.
Jika
dari segi pemasarannya pun pengerajin di Tanggulangin juga masih menggunakan
system konvensional dengan membuka gerai dan juga yang mulai merambah juga
pasar online, apalagi jika di saat terdampak pandemic.
Hotline service kami, Call / SMS / Line / WA :
Admin 1 : 087738378889
Admin 2 : 081327428808
website : taskulitbagbonejogja.wordpress.com
instagram : bagboneleatherid
Komentar
Posting Komentar